YAHUKIMO — Kronologi lengkap Satgas Koops TNI Habema merebut markas utama OPM Kodap XVI Yahukimo, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone, Minggu (25/1/2026). Pasukan elite TNI tersebut terlibat baku tembak saat merebut markas OPM.

Kronologi bermula saat patroli keamanan di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan mengejar anggota KKB Papua.

Patroli keamanan yang dimulai sejak Rabu (21/1)  dilaksanakan untuk menindak lanjuti ancaman kelompok separatis bersenjata OPM atau KKB yang mengganggu stabilitas kemanan di kawasan Jalan Gunung Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo termasuk penembakan terhadap pesawat, penembakan kendaraan aparat, pembakaran sekolah dan penembakan terhadap warga sipil.

Dikatakan Lucky, dari hasil kontak tersebut beberapa anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo dilaporkan tewas,  salah satunya merupakan tokoh penting dan beberapa pucuk senjata api berhasil diamankan.

Satgas juga menemukan amunisi, puluhan selongsong, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah,  bendera Bintang Kejora, dan dokumen TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.

‘’Selanjutnya, Satgas Habema juga berhasil menguasai Markas Sisibia dan Markas Yalenang,’’ujar  Lucky Avianto.

Jenderal Kopassus ini menyatakan, bahwa keberhasilan patroli keamanan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

“Keberhasilan merebut dua markas OPM Kodap XVI/Yahukimo ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI di medan operasi. Penguasaan Jalan Gunung menjadi langkah strategis untuk memutus ruang gerak dan jalur Logistik OPM serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *